SEKILAS PENDIDIKAN CHINA

Jenjang Pendidikan Formal
Jenjang pendidikan formal di China sama seperti di Indonesia, yakni :
SD (6 tahun)
SMP (3 tahun)
SMA/SMK (3 tahun)
Perguruan Tinggi (D3, S1, S2, S3)


Perguruan Tinggi
Penerimaan siswa asing umumnya di level Perguruan Tinggi (Institut/Universitas). Mensyaratkan lulus SMA/K atau sederajat, dan berusia 18 tahun ke atas, sebagian mengijinkan 16 tahun ke atas. Pemerintah China sangat mendorong penerimaan mahasiswa asing di setiap Perguruan Tingginya, sehingga saat ini hampir semua perguruan tinggi di China mempunyai hak untuk menerima mahasiswa asing. Bidang Studi yang ditawarkan pun sangat beragam, tergantung dari masing-masing perguruan tinggi, mencakup bidang eksakta dan non-eksakta.

Mahasiswa asing yang belajar di China dapat memilih beberapa bentuk studi sebagai berikut:

  1. Pelajar Bahasa:
    mahasiswa yang hanya ingin mempelajari Bahasa Mandarin non-gelar, baik dalam jangka pendek di saat liburan musim panas/dingin, maupun di semester reguler (minimal 1 semester).
  2. Studi untuk mengambil gelar akademik:
    S1 (4 tahun); S2 (2-3 tahun); S3 (3 tahun)
  3. Visiting Scholar:
    mahasiswa yang sudah pernah menempuh pendidikan formal dan telah mendapatkan gelar akademik, namun ingin mendalami suatu bidang tertentu di China (S1, S2, S3), dengan mengikuti kuliah bersama mahasiswa reguler di China, tanpa mengambil gelar. Mata kuliah yang ditempuh disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.
  4. Research Scholar:
    bagi mereka yang sudah mempunyai bidang kajian penelitian tertentu, dan ingin melakukan penelitian atau mengambil data di China. Umumnya mensyaratkan latar belakang pendidikan Strata Dua (S2) keatas.

Seperti halnya di Indonesia, masing-masing wilayah di China mempunyai perguruan tinggi unggulan, dan masing-masing perguruan tinggi juga memiliki kekhasannya sendiri-sendiri. Secara garis besar terdapat dua jenis perguruan tinggi, yakni Perguruan Tinggi Umum dan Perguruan Tinggi Pendidikan / Normal University (semacam IKIP).

Syarat Masuk: Secara umum perguruan tinggi di China tidak mensyaratkan tes masuk bagi mahasiswa asing. Hanya beberapa universitas tertentu yang memberlakukan ujian masuk bagi studi untuk mengambil gelar di level S2 dan S3.

Bahasa Pengantar: Secara umum bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Mandarin. Di beberapa universitas ada program-program internasional yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Syarat Kemampuan Bahasa Mandarin: Secara umum untuk memasuki program studi ilmu non-eksakta mensyaratkan calon mahasiswa mempunyai sertifikat internasional HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi) level 6, dan untuk program eksakta HSK level 3. Bagi yang belum memenuhi persyaratan tersebut, bisa menempuh kelas Bahasa Mandarin sebagai persiapan. Persyaratan tersebut tidak berlaku untuk memasuki program S1 Bahasa Mandarin untuk Orang Asing, karena kurikulumnya dimulai dari level paling dasar.

Info Beasiswa: Pemerintah China menyediakan beasiswa bagi mahasiswa asing yang belajar ke China. Informasi bisa diakses di www.csc.edu.cn

Tips untuk memilih Perguruan Tinggi di China:
  1. Tetapkan bidang studi yang ingin Anda pelajari
  2. Cari tau perguruan tinggi yang mempunyai bidang studi tersebut
  3. Saring perguruan tinggi tersebut berdasarkan kriteria Anda sendiri
    Misalnya:
    • favorit/terkemuka atau tidak?
    • wilayah/kota yang disukai?
    • kriteria lainnya sesuai kebutuhan
  4. Tetapkan pilihan Anda

Jika mengalami kesulitan, hubungi VENUZA Konsultan Pendidikan China untuk berkonsultasi.